5 Strategi Miliki Rumah Seperti di Golden Stone Sebelum Usia 30

Diposting pada 09 October 2020
Golden Stone

Prime360.id – Harga properti yang kian meroket menimbulkan kecemasan bagi banyak orang, khususnya millenial. Apalagi bagi orang-orang yang sudah hampir menginjak usia 30 tahun. Banyak yang masih berpikir, “sanggupkah saya membeli rumah sebelum usia 30 tahun?”.

Siapa bilang punya rumah impian di usia 30 tahun adalah hal yang mustahil. Anda bisa punya rumah impian dengan kemauan yang kuat disertai tindakan. Nyatanya, masih banyak developer yang menyediakan rumah murah dengan cicilan yang rendah dan ringan. Seperti perumahan yang ditawarkan oleh GNA Group yakni Golden Stone.

Nah bagi Anda yang masih ragu dan ingin punya rumah sebelum usia 30, berikut ini kami berikan strateginya untuk Anda.

Tentukan Budget Beli Rumah

Hal pertama kali yang bisa anda lakukan adalah menentukan budget harga rumah yang ingin Anda beli. Coba buat target yang cukup masuk akal sesuai dengan gaji Anda sekarang dan beberapa tahun ke depan.

Caranya, Anda bisa survei lokasi yang kira-kira masuk dalam budget Anda. Agar sedikit ringan, Anda bisa cari di lokasi yang sering menawarkan harga rumah yang masih terjangkau dahulu.

Berinvestasi Sejak Dini

Tidak butuh waktu lama untuk bisa mulai berinvestasi. Bahkan salah satu cara pengelolaan uang ini dapat anda lakukan dengan modal Rp 100.000 per bulan. Selain itu, deposito berjangka dan emas juga bisa menjadi pilihan lain investasi Anda.

Gaya Hidup Hemat

Hemat bukan berarti pelit. Selama proses menabung untuk beli rumah sendiri, Anda masih bisa melakukan hal-hal seperti liburan atau nongkrong di cafe.

Hanya saja, intensitas pengeluangan keuangannya disesuaikan. Misalnya, liburan tidak perlu mewah dan ke luar negeri. Anda masih bisa backpacking di negeri sendiri yang memang alamnya sudah terkenal indah.

Nah, dengan Anda bisa mengubah gaya hidup menjadi lebih hemat, besar kemungkinan untuk Anda bisa memiliki rumah sebelum usia 30.

Sisihkan Minimal 30 Persen dari Penghasilan

Mulai menabung sejak memiliki penghasilan pribadi adalah hal yang wajib dilakukan. Anda bisa mulai menyisihkan 30 persen dari penghasilan bulanan Anda. Agar tidak tercampur dan terpakai, pisahkan uang tersebut dengan rekening khusus dan utama selalu menabung tiap kali menerima gaji.

Kerja Sampingan

Jika penghasilan saat ini dirasa kurang cukup untuk mengumpulkan modal, Anda bisa mencari kesempatan bekerja sampingan. Selain bisa menjadi jalan untuk menyalurkan hobi, pekerjaan sampingan juga otomatis menambah isi tabungan Anda. Tentunya hal ini bisa dilakukan selama tidak menganggu tanggung jawab utama anda, dan jika kondisi perusahaan memungkinkan. (ZH)